Reformasi Penjara Amerika

Reformasi Penjara Amerika

Membiarkan publik masuk kedalam penjara apakah bisa memperbaiki penjara kita?

penjara1penjara2

Upaya nasional yang luas untuk merekrut sukarelawan untuk menasihati dan mendidik orang di penjara perlu dilakukan. Puluhan tahun setelah melonjaknya populasi penjara, reformasi peradilan pidan akhirnya menjadi percakapan nasional. Presiden Trump sudah menandatangani langkah-langkah pertama pada Desember lalu untuk mengurangi hukuman penjara federal.

Sayangnya, apa yang terjadi di dalam penjara negara tidak pernah berubah sama sekali. Mereka bisa gerah di musim panas dan kedinginan di musim dingin. Mereka sering diremehkan, dilecehkan, dan disingkarkan dari segala sesuatu yang disebut rehabilitasi. Perlindungan konstitusional seolah tidak ada, contohnya kurangan isolasi yang dianggap penyiksaan oleh banyak dunia, tetapi bisnis bagi penjara dan penjara negara bagian dan federal Amerika, rumah bagi sekitar 2,1 juta orang.

Untuk mereformasi ini, presiden Trump atau presiden berikutnya harus membuka dunia yang tersembunyi ini dan biarkan masyarakat masuk. Masyarakat harus melihat secara langsung kondisi di dalam tembok, bertemu pria dan wanita yang tinggal disana, menatap mereka, berjabat tangan dan mengajari mereka keterampilan yang dapat digunakan begitu mereka bebas. Apalag 90% diantara mereka pasti akan kembali kepada kita.

Lulusan perguruan tinggi baru harus menerima tunjangan untuk mengajar narapidana dengan lembut dengan kesempatan untuk mengajarkan matematika dan sejarah. Pensiunan guru sekolah dapat mengajar kelas sastra atau sains. Mahasiswa lokal dapat menerima kredit karena bekerja dipenjara. Beberapa penjara memang sudah memiliki program agar orang luar dapat mengajar dan memberikan konseling. Tetapi jumlahnya tidak cukup, upaya yang dilakukan harus menyeluruh untuk merobohkan tembok yang memisahkan antara orang yang ditahan dan orang bebas.

Pertama, presiden harus menyatakan dengan jelas bahwa penahanan massal adalah sistem yang gagal, dan secara tidak proposional menghukum generasi muda, biasanya laki-laki, dan orang kulit berwarna. Presiden harus mengakui bahwa kita terlalu lama memenjarakan banyak orang dan dengan biaya miliaran dolar setahun. Untuk itu presiden harus mengumpulkan sekelompok ahli peradilan yang beragam termasuk petugas penegak hukum, mantan narapidana dan keluarga mereka, pengacara, hakim dan pembela narapidana untuk mengembangkan program nasional untuk menciptakan jalur bagi para relawan dan profesional dapat bekerja di dalam penjara dengan keamanan yang menungkinkan. Program ini harus lebih dari hanya sekedar pariwisata, agar sukarelawan dapat masuk dan membagikan keterampilan serta pengetahuan mereka dengan aman.

Ini akan menyediakan alat bagi tahanan untuk menjalani hidup yang sehat dan produktif begitu mereka meninggalkan penjara. Sangat ironi, bahwa mereka sering dilepaskan sebagai manusia yang rusak dengan sedikir keterampilan untu bersaing dalam masyarakat.

Akhirnya, program ini akan menciptakan generasi pendukung reformasi penjara, sukarelawan yang akan membawa pengalaman mereka kembali ke komunitas mereka, yang akan memilih dan yang suatu hari akan mempekerjakan orang-orang tersebut ketika mereka bergabung kembali dengan masyarkat.

Seperti yang dikatakan Bryan Stevenson, seorang pengacara hak-hak sipil yang mengatakan bahwa ada empat hal untuk menghadapi ketidakadilan di Amerika: semakin dekat dengan masalah tersebut, mengubah narasi, melawan keputusasaan, dan meninggalkan zona nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *